Cara Mengatasi Sariawan Pada Anak

Sariawan pada anak termasuk kelainan yang sebabnya belum diketahui secara jelas. Hanya, faktor-faktor predisposisinya yang bisa ditengarai, misalnya trauma dan alergi terhadap cabai atau nanas. Sariawan menyerang daerah mulut dan sekitarnya.  Sariawan pada anak dapat disebabkan karena daya tahan tubuh anak yang rendagh, kondisi mulut anak seperti kebersihan mulut yang buruk luka pada mulut karena makanan atau minuman yang terlalu panas, kondisi tubuh seperti adanya alergi atau infeksi, luka akibat menyikat gigi terlalu keras atau bulu sikat gigi yang sudah mengembang, dan kekurangan vitamin C dan vitamin B. Pada bayi, kebanyakan disebabkan oleh jamur.  Cara mengatasi sariawan pada anak bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan mulut mereka.

Gejala sariawan pada bayi yaitu demam hingga 40 derajat celcius, banyak mengeluarkan liur lebih dari biasanya, rewel, tidak mau makan, makan dimuntahkan, tidak mau menyusul, gelisah, dan mulut berbau. Sementara  gejala sariawan pada balita yaitu kadang disertai demam yang tidak terlalu tinggi dan nafsu makan berkurang.  Biasanya orangtua juga selalu bingung mencari cara mengatasi sariawan pada anak.

Sariawan akan sembuh sendiri dalam rentang waktu 10-14 hari. Sariawan umumnya ditandai dengan rasa nyeri seperti terbakar yang kadang menyebabkan penderita sulit untuk menelan makanan dan bila sudah parah dapat menyebabkan demam. Cara mengatasi sariawan pada anakk dapat dengan menggunakan beberapa jenis obat, baik dalam bentuk salep (yang mengandung antibiotic dan penghilang rasa sakit),  obat tetes, maupun obat kumur. Saat ini, sudah banyak tersedia pasta gigi yang dapat mengurangi terjadinya sariawan. Jika sariawan sudah terlanjur parah, dapat digunakan antibiotic dan obat penurun panas (bila  disertai demam). Sariawan  umumnya akan sembuh dalam waktu 4 haru. Namun, bila sariawan tajk kunjung sembuh segera periksakan ke dokter karena hal itu dapat menjadi gejala awal adanya penyakit kanker mulut.

Cara pencegahan anak agar tidak sariawan :

  • Usahakan untuk selalu menjaga kkebersihan mulut dan gigi anak
  •  Hati-hati saat menggosok gigi anak agar tidak menimbulkan luka di dalam mulut
  •   Hindari memberikan makanan yang terlalu panas pada anak. Berikan makanan yang lembut dan mudah ditelan.
  • Hindari memberikan anak dot yang berkontur agak kasar dan terbuat dari karet yang keras.

Pertolongan pertama uuntuk anak yang sedang sariawan adalah jika anak demam, berikan tindakan pertolongan pertama seperti pada anak demam.  Pada bayi perlu penanganan segera karena dapat menimbulkan gejala-gejala simtomatis (penyerta) yang membuatnya tidak nyaman, rewel dan tidak mau makan.

Pengaturan makanan untuk anak yang sedang sariawan adalah :

  • Perbanyak makanan yang mengandung vitamin  B3 seperti serelia, hati ayam, daging, kacang-kacangan, alpukat kurma, telur ayam, dan ikan.
  •  Anjurkan anak untuk mengonsumsi makanan yang kaya serat seperti buah, sayur dan havermut.
  • Ada baiknya anak membatasi asupan gula dan makanan olahannya.
  • Menghindari makanan yang mengansung banyak garam. Makanan ini bisa mengiritasi sariawan dan membuatnya lebih buruk daripada sebelumnya.
  • Mengurangi frekuensi  sariawan dengan mengurangi asupan makanan yang kaya agrinine. Agrininemerupakan asam amino yang diperlukan virus penyebab sariawan. Oleh karena itu, jika Anda bisa mengurangi makanan yang kaya agrinine seperti biji-bijian, cokelat, serelia kacang-kacangan, serta bayam, maka si kecil juga bisa lebih kuat dalam melawan infeksi virus herpes ini.

 

 


=====================================

>>> Kapsul Herbal Sariawan Untuk Mengatasi Sariawan Terus Menerus dan Panas Dalam, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Sariawan and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>